= Menu

FS Bali Corp
« Breaking News

Dow Jones dan S&P500 di Bursa Amerika Cetak Rekor Tinggi, Nasdaq Retreat

Posted 2019-07-12 07:00:22 WITA

(Vibiznews – Index) – Kekuatan saham di bursa Amerika terpangkas setelah sepanjang sesi perdagangan indeks bergerak fluktuatif, dan pada penutupan Wall Street Jumat (12/07) indeks  mixed dengan  Dow Jones dan S&P 500 mencapai rekor penutupan tertinggi baru. Dow Jones ditutup di atas 27.000 untuk pertama kalinya, namun Nasdaq retreat dari rekor tinggi perdagangan sebelumnya.

Indeks  Dow Jones melonjak 227,88 poin atau 0,9 persen menjadi 27.088,08 dan indeks S&P 500 naik 6,84 poin atau 0,2 persen menjadi 2.999,91. Namun indeks Nasdaq yang padat dengan saham teknologi turun tipis 6,49 poin atau 0,1 persen menjadi 8.196,04.

Performa Dow Jones sebagian karena lompatan 5,5 persen saham UnitedHealth  yang rally bersama dengan perusahaan asuransi kesehatan lainnya di berita Presiden Donald Trump meninggalkan rencana untuk menghilangkan rabat dari rencana obat-obatan pemerintah. Proposal itu merupakan blue print inti Trump untuk menurunkan biaya obat tetapi menghadapi perlawanan keras dari manajemen farmasi.

Di sisi lain, saham farmasi bergerak turun tajam karena berita tersebut, dengan NYSE Arca Pharmaceutical Index anjlok 1,8 persen. Saham-saham bioteknologi juga menunjukkan pergerakan lemah yang signifikan dengan menyeret Indeks Bioteknologi Arca NYSE turun sebesar 1,3 persen.

Demikian juga pergerakan saham emas dan saham real estat komersial  alami kelemahan yang cukup besar, sementara kekuatan penting terlihat di antara saham keuangan dan transportasi.

Untuk berita ekonomi AS, Departemen Tenaga Kerja merilis laporan sebelum dimulainya perdagangan yang menunjukkan kenaikan tak terduga dalam harga konsumen AS pada bulan Juni. Inflasi naik tipis 0,1 persen pada bulan Juni, menyamai sedikit kenaikan yang terlihat pada Mei.  Untuk inflasi  inti naik 0,3 persen pada Juni setelah naik 0,1 persen selama empat bulan berturut-turut.

Andrew Hunter, Ekonom Senior A.S. di Capital Economics, tidak mengharapkan pertumbuhan harga konsumen inti yang lebih kuat dari yang diharapkan untuk mencegah Federal Reserve dari pemotongan suku bunga akhir bulan ini dan menyatakan keraguan bahwa kekuatan akan dipertahankan.

Laporan berikutnya dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran AS secara tak terduga turun di minggu yang berakhir 6 Juli. Klaim pengangguran  turun menjadi 209.000, turun 13.000 dari posisi  minggu sebelumnya 222.000.

 
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

« Breaking News